Mini Reasearch (Penelitian Sederhana )

PENELITIAN SEDERHANA DI   SD BUDDHIS BODHICITTA

Jalan Selam no. 39 – 41 Medan

  1. A. LATAR BELAKANG

Pendidikan nasional yang merupakan pranata sosial yang kuat dan berwibawa yang memberdayakan Warga Negara Indonesia untuk dapat berkembang menjadi manusia yang berkualitas sehingga mampu proaktif menjawab tantangan zaman yang selalu berubah.

Peraturan Menteri pendidikan Nasional  no. 19 Tahun 2005 merupakan upaya yang dilakukan oleh pemerintah dalam memenuhi tuntutan  yang cukup mendasar yaitu mampu menjamin pemerataan kesempatan pendidikan, peningkatan mutu serta relevansi dan efisiensi dalam manajemen pendidikan untuk mengahadapi tantangan sesuai dengan perubahan kehidupan lokal, nasional maupun global.

Delapan standar nasional pendidikan  yaitu standar isi, standar kompetensi  lulusan, standar proses, standar pendidik dan tenaga kependidikan, standar sarana dan prasarana, standar pengelolaan, standar pembiayaan pendidikan dan standar penilaian pendididkan yang bertujuan menjamin mutu pendidikan nasional dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat.

Penelitian tentang implementasi Permendiknas  no. 19 Tahun 2005 disekolah, kami adakan  di Sekolah Dasar Buddhis Boddhicitta. Penetapan sekolah ini sebagai objek penelitian adalah sehubungan dengan data Dinas Pendidikan Kota Medan yang menetapkan sekolah ini memiliki manajemen yang cukup baik, dan memiliki predikat “A”.

1

  1. A. TUJUAN

Adapun tujuan  dari penelitian ini adalah untuk  melihat lebih jauh implementasi standar nasional pendidikan di SD Buddhis Boddhicitta,  sebagai study banding bagi kami dalam membuat pemetaan keberhasilan standar pendidikan disekolah, dan untuk memenuhi tugas mini research dalam mata kuliah komunikasi organisasi dan hubungan masyarakat.

  1. B. SASARAN

Sasaran yang ingin dicapai adalah mendapat informasi tentang pelaksanaan delapan standar nasional pendidikan yang telah dilakukan oleh SD Buddhis Boddhicitta.

  1. C. WAKTU PELAKSANAAN

Pada tanggal 27 April 2010 pukul 9 pagi – 5 sore.

  1. D. HASIL YANG DIPEROLEH
  1. 1. Standar Isi Di SD Buddhis Bodhicitta

Sesuai dengan Permen Pendidikan Nasional RI nomor 14 tahun 2007 tentang Standar Isi yang mencakup lingkup materi dan tingkat kompetensi untuk mencapai kompetensi lulusan pada jenjang dan jenis pendidikan di SD Buddhis Bodhicitta.

Kurikulum tersebut mencakup pendidikan umum, kejuruan, dan khusus untuk tingkatan SD berupa :

  1. Mata pelajaran agama dan akhlak mulia.
  2. Mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian.
  3. Mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi.
  4. Mata pelajaran estetika.
  5. Mata pelajaran jasmani, olahraga dan kesehatan.

2

Setiap kelompok mata pelajaran tersebut dilaksanakan secara holistik sehingga pembelajaran masing – masing mata pelajaran mempengaruhi pemahaman dan penghayatan setiap pribadi peserta didik. Setiap mata pelajaran tersebut tidak dapat dipisahkan dan memiliki peranan yang sama pentingnya dalam menentukan kelulusan peserta didik. Namun yang lebih menentukan kelulusan peserta didik adalah Budi Pekerti dan karakter mereka, oleh sebab itu sekolah bukan saja mendidik peserta didik secara akademis namun juga membentuk perilaku peserta didik secara keagamaan.

Adapun jumlah jam pelajaran di SD BUDDHIS BODHICITTA adalah sebagai berikut :

NO MATA PELAJARAN JUMLAH JAM KETERANGAN
1 Pendidikan Agama Buddha 2 Hari Belajar Efektif
2 Pendidikan Kewarganegaraan 2 Hari Belajar Efektif
3 Bahasa Indonesia 5 Hari Belajar Efektif
4 Matematika 5 Hari Belajar Efektif
5 Ilmu Pengetahuan Alam 4 Hari Belajar Efektif
6 Ilmu Pengetahuan Sosial 3 Hari Belajar Efektif
7 Seni Budaya dan Ketrampilan 4 Hari Belajar Efektif
8 Pendidikan Jasmani 2 Hari Belajar Efektif
9 Bahasa Inggris 3 Hari Belajar Efektif
10 Bahasa Mandarin 2 Hari Belajar Efektif
11 Teknologi Informatika & Komputer 2 Hari Belajar Efektif
12 Budi Pekerti 1 Hari Belajar Efektif
13 Kebaktian 4 Hari Minggu
14 Keg. Kebersihan dan Lingkungan Hijau 2 Hari Sabtu

3

Dalam menerapkan Standar Isi di sekolah SD Buddhis Bodhicitta maka kami melakukan survei ke setiap kelas dan kami memperoleh data seperti  tabel di bawah ini :

NO Kelas SHIFT PAGI / JUMLAH SHIFT SIANG / JUMLAH JUMLAH
1 I A 44 44
2 I B 41 41
3 I C 41 41
4 II A 38 38
5 II B 35 35
6 II C 37 37
7 II D 36 36
8 III A 40 40
9 III B 40 40
10 III C 39 39
11 IV A 47 47
12 IV B 48 48
13 IV C 47 47
14 V A 51 51
15 V B 50 50
16 VI A 36 36
17 VI B 36 36
18 VI C 35 35
TOTAL 743

Sehubungan dengan data yang diperoleh bahwa sekolah SD Buddhis Bodhicitta merupakan sekolah pilihan orang tua namun karena keterbatasan ruangan kelas yaitu hanya berjumlah 9 kelas sehingga harus membagi menjadi 2 sesi pembelajaran yaitu di sesi pagi dan sesi siang.

Adapun waktu untuk sesi pagi yaitu dimulai pukul 7.30 WIB hingga 12.30 WIB dan untuk sesi siang dimulai pukul 12.40 WIB hingga pukul 17.40, ini menunjukkan bahwa peserta didik hanya berada di sekolah selama 5 jam sehingga lebih banyak waktu dilalui di luar sekolah. Dalam waktu yang sesingkat tersebut, sekolah SD Buddhis Bodhicitta selalu membentuk dan menerapkan karakter – karakter Buddhisme kepada peserta didik, ini dapat dibuktikan dengan adanya tekad yang harus dimiliki oleh setiap peserta didik yaitu :

4

8 Tekad Siswa Buddhis :

  1. Sayang kepada orang tua, keluarga dan guru.
  2. Jujur.
  3. Sabar.
  4. Bersyukur.
  5. Bersemangat.
  6. Ceria.
  7. Mencintai sesama makhluk.
  8. Melindungi alam semesta.

Seperti yang disampaikan sebelumnya bahwa sekolah SD Buddhis Bodhicitta lebih menekankan kepada karakter dan Budi Pekerti dan mampu diterapkan oleh setiap peserta didik baik di sekolah maupun di luar sekolah.

Dalam mengadakan penelitian penerapan standart isi di sekolah SD Buddihis Bodhicitta kami menggunakan beberapa instrumen  sesuai dengan unsur-unsur Standart Isi yang kami teliti .Simbol nilai yang kami gunakan adalah angka 1-4.Angka satu berarti tidak baik,angka dua kurang baik ,angka tiga berarti baik sedangkan angka empat berarti amat baik.Sedangkan pada akhir penelitian setiap standard kami gunakan symbol nilai berupa persentase dengan criteria seperti berikut : 85% – 100% : Amat baik,75% – 84% baik,65% – 74% kurang baik dan  di bawah 65% kami anggap tidak baik.

PENERAPAN STANDART ISI DI SD BUDDHIS BODHICITTA MEDAN

A.   KTSP   Nilainya 4

Kriteria yang kami gunakan dalam menentukan nilai sebagai berikut

4 jika  KTSP nya rapi ,bersih,diketik,berorientasi pada siswa,relevan dengan kehidupan

3 jika KTSP nya rapi,,bersih,,diketik,berorientasi pada siswa

2 jika KTSP nya rapi,bersih,diketik

1 jika KTSP nya  rapid an bersih

0 jika KTSP nya tidak ada.

Nilai ini kami berikan setelah kami melihat langsung KTSP yang digunakan sesuai dengan criteria yang kami buat.

B.  Pengembangan diri                Nilai 2

Nilai 4 jika melaksanakan 4atau lebih kegiatan pengembangan diri.

Nilai 3 jika melaksanakan tiga kegiatan pengembangan diri

Nilai 2 jika melaksanakan dua kegiatan pengembangan diri

Nilai 1 jika melaksanakan 1 kegiatan pengembangan diri

Nilai 0 jika tak ada pengembangan diri

Karena di sekolah ini kegiatan pengembangan diri yang dilakukan ada dua jenis maka kami memberi nilai dua.

C.  Kalender pendidikan     Nilai 3

Nilai 4 jika disusun bersama antara Yayasan,Kepala sekolah ,PKS,dan Guru

Nilai 3 jika disusun bersama antara Yayasan ,Kepala sekolah ,PKS

Nilai 2 jika disusun bersama antara Yayasan,Kepala sekolah

Nilai 1 jika disusun Yayasan

Nilai 0 jika tidak ada kalender Pendidikan

D.  Kriteria Kelulusan Minimum         Nilai  4

Nilai 4 jika memilii 4 bidang studi dengan nilai minimum 6,5

Nilai 3 jika memiliki 3 bidang studi dengan nilai minimum 6,5

Nilai 2 jika memiliki 2 bidang studi dengan nilai minimum 6,5

Nilai 1 jika memiliki 1 bidang studi dengan nilai minimum 6,5

Nilai 0 jika tidak ada KKM

E.  Penyusunan Silabus                       Nilai 4

Nilai 4 jika disusun oleh guru mata pelajaran itu sendiri

Nilai 3 jika disusun guru dengan KKG

Nilai 2 jika disusun oleh guru bersama KKG dan Dinas pendidikan setempat

Nilai 1 jika diadopsi dari KTSP yang sudah ada

Nilai 0 jika tidak punya SILLABUS

Dari uraian kami di atas dapat kita simpulkan bahwa penerapan Standard Isi di SD Buddhis Bodhicitta adalah sebagai berikut :  17 / 20 x 100% = 85%.(sangat baik)

  1. 2. Standar Kompetensi Lulusan di SD Buddhis Bodhicitta

Standar kompetensi lulusan adalah kualifikasi kemampuan lulusan yang mencakup sikap, pengetahuan dan ketrampilan yang digunakan sebagai pedoman penilaian dalam penentuan kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan. Standar kompetensi lulusan bertujuan untuk meletakkan dasar kecerdasan, pengetahuan, kepribadian, akhlak mulia serta ketrampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut.

Dasar penilaian untuk peserta didik berupa :

  1. Agama dan Budi Pekerti
    1. Setiap peserta didik mampu menjalankan ajaran agama dan diterapkan dalam kehidupan sehari – hari.
    2. Menghargai dan menghormati setiap perbedaan.
    3. Berperilaku dan bertindak secara baik dan benar serta mencerminkan anak yang berbudi pekerti.
    4. Melindungi, menghargai serta menjaga setiap komponen alam sehingga ikut berperan dalam melindungi alam semesta.

2. Warga Negara yang taat hukum

  1. Mampu berbahasa Indonesia dengan baik dan benar.
  2. Mencintai dan mengakui bangsa Indonesia sebagai tanah air dan tanah kelahiran.
  3. Tunduk dan menaati semua perundang – undangan Indonesia.
  4. Mengembangkan diri untuk kepentingan bangsa dan Negara serta masyarakat.
  5. Bertanggung jawab atas diri sendiri baik perbuatan, ucapan maupun tingkah laku.

3.  Ilmu Pengetahuan dan Teknologi.

  1. Meingkatkan dan menerapkan kemampuan diri terhadap ilmu pengetahuan dan teknologi secara benar, sesuai ajaran agama dan mampu memberi sumbansih kepada orang lain.
  2. Berpikir dan bertindak secara kritis, kreatif dan inovatif.
  3. Mengembangkan ketrampilan membaca, menulis serta berkomunikasi dalam berbagai bahasa secara baik dan benar.
  4. Menguasai berbagai pengetahuan demi kepentingan diri dan orang lain.

4.  Kesenian

  1. Menghargai setiap ciptaan Tuhan sebagai seni yang agung.
  2. Menunjukkan kekaguman terhadap setiap karya seni.
  3. Gemar membuat dan menciptakan setiap karya seni.

5.  Jasmani, Olah raga dan Kesehatan

  1. Meningkatkan kualitas hidup secara jasmani.
  2. Menjaga lingkungan secara keseluruhan untuk meningkatkan kesehatan secara pribadi maupun lingkungan.
  3. Menerapkan sikap sportif dan jujur dalam mendapatkan dan memberikan suatu hasil.

Penerapan Standar Kompetensi Luluasan pada SD Buddhis Bodhicitta

A.Ketuntasan Ujian Akhir Semester Berstandart Nasional                Nilai 3

Nilai 4       : Prestasi rata – rata kelulusan nilai siswa dalam UASBN adalah lebih dari 5,00

Nilai 3       : Prestasi rata – rata kelulusan nilai siswa dalam UASBN adalah 4,50 – 4,99

Nilai 2       : Prestasi rata – rata kelulusan nilai siswa dalam UASBN adalah 4,00 – 4,49

Nilai 1       : Prestasi rata – rata kelulusan nilai siswa dalam UASBN adalah 3,50 – 3,99

Nilai 0       : Prestasi rata – rata kelulusan nilai siswa dalam UASBN adalah di bawah 3,50.

Total Nilai = 3 / 4 X 100 = 75%

Dari hasil penelitian kami ,dimana standard rata-rata prestasi nilai kelulusan siswa dalam UASBN  adalah 4,50 sampai 4,99  maka kami menyimpulkan bahwa penerapan standard kelulusan di sekolah ini  75% atau baik

  1. 3. Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan di SD Buddhis Bodhicitta.

Sebagai acuan dalam  menentukan standar pendidik, yaitu Permen Pendidikan Nasional RI nomor 16 tahun 2007 bahwa pendidik harus memiliki kualifikasi akademik dan kompetensi sebagai agen pembelajaran, sehat jasmani dan rohani, serta memiliki kemampuan untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional serta memiliki ijazah atau sertifikat keahlian yang relevan sesuai dengan perundang – undangan yang berlaku.

Kompetensi agen pembelajaran untuk jenjang pendidikan dasar meliputi :

  1. Kompetensi pedagogic.
  2. Kompetensi kepribadian.
  3. Kompetensi professional
  4. Kompetensi sosial.

Berikut ini adalah tabel guru yang mengajar di SD BUddhis Bodhicitta :

NO NAMA GURU MATA PELAJARAN PENDIDIKAN
1 Acui,S.E. MATEMATIKA S-1 Manajemen
2 Agustina Sitorus,S.Pd BAHASA INDONESIA S-1 Bahasa Indonesia
3 Andy Rabuanto J,S.Kom BAHASA INGGRIS S-1 Bahasa Inggris
4 Asninawati Tobing,S.Pd SENI S-1 Seni
5 Berkat J Pakpahan,S.Pd BAHASA INDONESIA S-1 Bahasa Indonesia
6 Cai Sen,S.E. AGAMA BUDDHA S-1 Manajemen
7 CIU HUI FANG,Ama.Pd IPA D-2 Pendidikan
8 Djuang Wijaya,S.T. KOMPUTER S-1 Informatika Komputer
9 Elwi Kosasih,A.Md MATEMATIKA D-3 Komputerisasi Akuntansi
10 Dra. HOTMA SURIATI SENI S-1 Tata Boga
11 Imelda K Manihuruk,S.St,S.Pd BAHASA INDONESIA S-1 Bahasa Indonesia
12 Jonni,S.E,S.Pd BAHASA INGGRIS S-1 Manajemen
13 Mayke Sihombing,S.Pd PPKN S-1 Ppkn
14 Nur Isbah,S.Pd IPS S-1 Pendidikan Ekonomi
15 Rosiana,B.A. AGAMA BUDDHA Sarjana Muda Agama Buddha
16 RUDI ERWIN,S.KOM KOMPUTER S-1 Informatika Komputer
17 SUMARNI,S.E. MATEMATIKA S-1 MANAJEMEN

Dari tabel di atas dapat kami simpulkan bahwa rata – rata guru yang mengajar di SD Buddhis Bodhicitta adalah sarjana dari berbagai jurusan.

Penerapan Standart Pendidik dan Tenaga Kependidikan di SD Buddhis Bodhicitta.

A.Kualifikasi Akademik Pendidik                             Nilai 0

Nilai 4       : Semua guru memiliki ijazah S1 Kependidikan / Akta  IV

Nilai 3       : 90% guru memiliki ijazah S1 Kependidikan / Akta IV

Nilai 2       : 80% guru memiliki ijazah S1 Kependidikan / Akta IV

Nilai 1       : 70% guru memiliki ijazah S1 Kependidikan / Akta IV

Nilai 0       : di bawah 70% guru memiliki ijazah S1 Kependidikan / Akta IV

B.Kualifikasi Kepala Sekolah                         Nilai 2

Nilai 4       : Memiliki sertifikat pendidik, ijazah minimal S1, SK Pengangkatan,

status guru.

Nilai 3       : Memiliki sertifikat pendidik, ijazah minimal S1, SK Pengangkatan.

Nilai 2       : Memiliki ijazah minimal S1 dan SK Pengangkatan.

Nilai 1       : Hanya memliki ijazah minimal S1

Nilai 0       : Tidak memiliki semuanya.

C.Kualifikasi Akademik Tenaga Kependidikan         Nilai 4

Nilai 4       : Semua Tenaga Kependidikan memiliki ijazah minimal SMA.

Nilai 3       : 90% Tenaga Kependidikan memiliki ijazah minimal SMA.

Nilai 2       : 80% Tenaga Kependidikan memiliki ijazah minimal SMA.

Nilai 1       : 70% Tenaga Kependidikan memiliki ijazah minimal SMA.

Nilai 0       : di bawah 70% Tenaga Kependidikan memiliki ijazah minimal SMA.

Total Nilai = 6 / 12 X 100 = 50%

Dari hasil penelitian kami tentang penerapan standard pendidik dan kependidikan maka kami menyimpulkan bahwa penerapannya 50% atau tidak baik.

  1. 4. Standar pengelolaan di SD Buddhis Bodhicitta

  1. 1. Visi sekolah

Adalah mewujudkan sekolah yang bermanfaat bagi masyarakat, bangsa dan Negara dengan menghasilkan anak didik yang berpengetahuan, berbudi luhur dan mengamalkan Buddha Dharma dalam kehidupan sehari – hari.

Dengan adanya misi ini, diharapkan dapat menjadi motor bagi sekolah SD Buddhis Bodhicitta untuk lebih menekankan pada nilai – nilai kemanusiaan yang mampu menghasilkan anak yang berbudi luhur sesuai dengan ajaran agama.

  1. 2. Misi sekolah

Adalah senantiasa menjaga dan meningkatkan kualitas pendidikan serta menanamkan nilai – nilai luhur kemanusiaan pada anak didik. Misi sekolah SD Buddhis Bodhicitta adalah sangat mulia yakni ingin meningkatkan kualitas peserta didik bukan saja di bidang akademik tetapi juga nilai – nilai kemanusiaan yang diterapkan di dalam setiap bidang pelajaran.

  1. 3. Tujuan sekolah

  1. Memberikan kesempatan kepada setiap peserta didik yang tidak mampu untuk mengecap pendidikan.
  1. Meningkatkan kesadaran akan pentingnya pendidikan yang berhubungan dengan nilai – nilai kehidupan.
  1. Merubah konsep pemikiran masyarakat akan pentingnya nilai agama.

Penerapan Standart Pengelolaan pada SD Buddhis Bodhicitta.

A.Visi Misi Sekolah                                                                Nilai 3

Nilai 4       : Merumuskan dan menetapkan visi misi sekolah, mudah dipahami dan

sering disosialisasikan.

Nilai 3       : Merumuskan dan menetapkan visi misi sekolah, mudah dipahami dan

pernah disosialisasikan.

Nilai 2       : Merumuskan dan menetapkan visi misi sekolah, mudah dipahami

tetapi tidak disosialisasikan.

Nilai 1       : Merumuskan dan menetapkan visi misi sekolah tetapi sulit dipahami.

Nilai 0       : Tidak merumuskan dan menetapkan visi misi sekolah.

B. Tujuan Sekolah                                                       Nilai 3

Nilai 4       : Merumuskan dan menetapkan tujuan sekolah, mudah dipahami dan

sering disosialisasikan.

Nilai 3       : Merumuskan dan menetapkan tujuan sekolah, mudah dipahami dan

pernah disosialisasikan.

Nilai 2       : Merumuskan dan menetapkan tujuan sekolah, mudah dipahami

tetapi tidak disosialisasikan.

Nilai 1       : Merumuskan dan menetapkan tujuan sekolah tetapi sulit dipahami.

Nilai 0       : Tidak merumuskan dan menetapkan tujuan sekolah.

C. Rencana Kerja Jangka Menengah dan Tahunan                Nilai 3

Nilai 4       : Memiliki rencana kerja jangka menengah & rencana kerja tahunan

dan sudah disosialisasikan.

Nilai 3       : Memiliki rencana kerja jangka menengah & rencana kerja tahunan

dan salah satunya sudah disosialisasikan.

Nilai 2      : Memiliki rencana kerja jangka menengah & rencana kerja tahunan

tetapi keduanya belum disosialisasikan.

Nilai 1      : Hanya memiliki rencana kerja tahunan.

Nilai 0      : Tidak memiliki rencana kerja jangka menengah maupun rencana

kerja tahunan.

Total Nilai = 9 / 12 X 100 = 75%

Dari hasil penelitian yang kami lakukan maka kami simpulkan bahwa penerapan standard pengelolaan di sekolah ini 755  atau baik.

5.  Standar penilaian pada SD Buddhis Bodhicitta

Prinsip penilain pada SD Buddhis Bodhicitta adalah berdasarkan pada dasar – dasar sebagai berikut ini :

  1. Objektif, penilaian berdasarkan pada hasil ujian yang mencerminkan kemampuan masing- masing peserta didik.
  1. Adil, penilaian tidak terpengaruh oleh unsur manapun dan tidak merugikan pihak manapun.
  1. Terbuka, penilaian guru dapat diperiksa ulang oleh pihak yang berkepentingan.
  1. Sistematis, penilaian yang dilakukan secara terencana dan tersusun berdasarkan prosedurnya.
  1. Terpercaya, penilaian guru dapat dipercaya dan dipertanggung jawabkan dari segala segi.

Penerapan Standart Penilaian pada SD Buddhis Bodhicitta

A.Pemberitahuan rancangan dan kriteria penilaian kepada siswa.Nilai 4

Nilai 4       : Sebanyak 76 – 100% guru menginformasikan rancangan dan kriteria penilaian kepada siswa.

Nilai 3       : Sebanyak 51 – 75% guru menginformasikan rancangan dan kriteria penilaian kepada siswa.

Nilai 2       : Sebanyak 26 – 50% guru menginformasikan rancangan dan kriteria penilaian kepada siswa.

Nilai 1       : Sebanyak 1 – 25% guru menginformasikan rancangan dan kriteria penilaian kepada siswa.

B.Teknik penilaian sesuai dengan indicator pencapaian kompetensi dasar. Nilai 4

Nilai 4       : Sebanyak 96 – 100% teknik penilaian sesuai dengan indicator pencapaian KD

Nilai 3       : Sebanyak 91 – 95% teknik penilaian sesuai dengan indicator pencapaian KD

Nilai 2       : Sebanyak 86 – 90% teknik penilaian sesuai dengan indicator pencapaian KD

Nilai 1       : Sebanyak 81 – 85% teknik penilaian sesuai dengan indicator pencapaian KD

Nilai 0       : Kurang dari 81% teknik penilaian sesuai dengan indicator pencapaian KD

C.Penggunaan teknik penilaian                                               Nilai 3

Nilai 4       : Sebanyak 86 – 100% guru melakukan penilaian dengan menggunakan 4 atau lebih teknik penilaian.

Nilai 3       : Sebanyak 75 – 85% guru melakukan penilaian dengan menggunakan 4 atau lebih teknik penilaian.

Nilai 2       : Sebanyak 56 – 70% guru melakukan penilaian dengan menggunakan 4 atau lebih teknik penilaian.

Nilai 1       : Sebanyak 41 – 55% guru melakukan penilaian dengan menggunakan 4 atau lebih teknik penilaian.

Nilai 0       : Kurang dari 41% guru melakukan penilaian dengan menggunakan 4 atau lebih teknik penilaian.

D.Pengembalian hasil pemeriksaan pekerjaan siswa disertai komentar yang mendidik.                                                                                Nilai 4

Nilai 4       : Sebanyak 86 – 100% guru mengembalikan hasil pemeriksaan pekerjaan siswa disertai komentar yang mendidik.

Nilai 3       : Sebanyak 71 – 85% guru mengembalikan hasil pemeriksaan pekerjaan siswa disertai komentar yang mendidik.

Nilai 2       : Sebanyak 56 – 70% guru mengembalikan hasil pemeriksaan pekerjaan siswa disertai komentar yang mendidik.

Nilai 1       : Sebanyak 41 – 55% guru mengembalikan hasil pemeriksaan pekerjaan siswa disertai komentar yang mendidik.

Nilai 0       : Kurang dari 41% guru mengembalikan hasil pemeriksaan pekerjaan siswa disertai komentar yang mendidik.

E.Pemanfaatan hasil penilaian untuk perbaikan pembelajaran.           Nilai 4

Nilai 4       : Sebanyak 86 – 100% guru memanfaatkan hasil penilaian untuk perbaikan pembelajaran.

Nilai 3       : Sebanyak 71 – 85% guru memanfaatkan hasil penilaian untuk perbaikan pembelajaran.

Nilai 2       : Sebanyak 56 – 70% guru memanfaatkan hasil penilaian untuk perbaikan pembelajaran.

Nilai 1       : Sebanyak 41 – 55% guru memanfaatkan hasil penilaian untuk perbaikan pembelajaran.

Nilai 0       : Kurang dari 41% guru memanfaatkan hasil penilaian untuk perbaikan pembelajaran.

Total Nilai = 19 / 20 X 100% = 95%.

Dari hasil penelitian kami maka kami simpulkan bahwa penerapan standard penilaian di sekolah ini 95% atau amat baik..

  1. Standar Sarana prasarana pada SD Buddhis Bodhicitta

SD Buddhis Bodhicitta memliki staff yang khusus mengurus sarana prasarana dimana staff tersebut selalu memonitor semua sarana prasarana yang dipergunakan di sekolah. Staff tersebut membawahi seorang teknisi.

Penerapan Standart Sarana Prasarana pada SD Buddhis Bodhicitta.

A.Lokasi Sekolah                                                        Nilai 4

Nilai 4       : Aman, strategis, bebas polusi, bersih.

Nilai 3       : Aman, strategis, bebas polusi.

Nilai 2       : Aman dan strategis.

Nilai 1       : Aman saja.

Nilai 0       : Tidak ada semuanya.

B.Dokumen Pemilikan Sekolah                                  Nilai 4

Nilai 4       : Surat Izin Mendirikan Bangunan, Surat Izin Mendirikan Sekolah,

Akta Yayasan, NSS, SIO

Nilai 3       : Surat Izin Mendirikan Sekolah, Akta Yayasan, NSS, SIO

Nilai 2       : Surat Izin Mendirikan Sekolah, NSS, SIO

Nilai 1       : Surat Izin Mendirikan Sekolah dan SIO

Nilai 0       : Tidak ada semuanya.

C.Fasilitas Sekolah                                                                  Nilai 4

Nilai 4       : Lapangan, tempat ibadah, lab IPA, Bahasa, Komputer, Perpustakaan,

UKS, Sanggar Seni, Kamar Mandi.

Nilai 3       : Lapangan, tempat ibadah, lab IPA, Bahasa, Komputer, Perpustakaan,

UKS, Kamar Mandi.

Nilai 2       : Lapangan, lab IPA, Bahasa, Komputer, Perpustakaan, UKS, Kamar

Mandi.

Nilai 1       : Lapangan, lab IPA, Bahasa, Komputer, Perpustakaan, Kamar Mandi.

Nilai 0       : Hanya ada lapangan.

Total Nilai = 12 / 12 X 100 = 100%

Melalui uraian yang kami sajikan di atas sesuai dengan hasil penelitian yang kami lakukan ,kami simpulkan penerapan  standard sarana dan prasarana adalah 100% atau amat baik.

7.   Standar Proses di SD Buddhis Bodhicitta

Dalam menentukan kelulusan di SD Buddhis Bodhicitta maka ditentukan suatu nilai minimum kelulusan yaitu sebagai berikut :

No Bidang Studi NMK
1 Pendidikan Agama 70
2 Pendidikan Kewarganegaraan 65
3 Bahasa Indonesia 65
4 Matematika 65
5 Ilmu Pengetahuan Alam 65
6 Ilmu Pengetahuan Sosial 65
7 Seni Budaya dan Ketrampilan 65
8 Pendidikan Jasmani 65
9 Bahasa Inggris 65
10 Bahasa Mandarin 65
11 Teknologi Informatika Komputer 65
12 Budi Pekerti 70

Penerapan Standart Proses pada Sekolah SD Buddhis Bodhicitta.

A.Rombongan Belajar                                                Nilai 1

Nilai 4       : Memiliki jumlah siswa maksimum 28 orang.

Nilai 3       : Memiliki jumlah siswa antara 29 – 34 orang.

Nilai 2       : Memiliki jumlah siswa antara 35 – 39 orang.

Nilai 1       : Memiliki jumlah siswa antara 40 – 44 orang.

Nilai 0       : Memiliki jumlah siswa di atas 44 orang.

B.Jam Pelajaran Guru                                     Nilai 4

Nilai 4       : 80% guru memiliki minimal 24 JP.

Nilai 3       : 70% guru memiliki minimal 24 JP

Nilai 2       : 60% guru memiliki minimal 24 JP

Nilai 1       : 50% guru memiliki minimal 24 JP

Nilai 0       : di bawah 50% guru memiliki minimal 24 JP

C.Penentuan Buku Teks Pelajaran                              Nilai 4

Nilai 4       : Ditentukan oleh Kasek, PKS, Guru Mata Pelajaran

Nilai 3       : Ditentukan oleh Kasek, PKS

Nilai 2       : Ditentukan oleh Kasek saja.

Nilai 1       : Ditentukan oleh Yayasan saja.

Nilai 0       : Tidak ada buku teks

D.Pengembangan RPP Guru                          Nilai 4

Nilai 4       : Memiliki 11 persyaratan pengembangan RPP, diketik, dijilid,

memiliki soft copy.

Nilai 3       : Memiliki 11 persyaratan pengembangan RPP, diketik, dijilid.

Nilai 2       : Memiliki 11 persyaratan pengembangan RPP dan diketik.

Nilai 1       : Memiliki 11 persyaratan pengembangan RPP saja.

Nilai 0       : tidak memiliki RPP

E.Penggunaan Media Pembelajaran                            Nilai 3

Nilai 4       : Menggunakan media elektronik, media cetak, alat peraga.

Nilai 3       : Menggunakan salah satu jenis media + alat peraga.

Nilai 2       : Menggunakan media saja.

Nilai 1       : Menggunakan alat peraga saja.

Nilai 0       : Tidak ada peraga.

Total Nilai = 16 / 20 X 100% = 80%

Sesuai dengan uraian kami di atas maka kami simpulkan bahwa penerapan standard proses di sekolah ini adalah 80% atau baik.

8. Standar Biaya di SD Buddhis Bodhicitta

Sumber – sumber pembiayaan berasal dari uang pendaftaran, dan uang SPP.  Setiap pembiayaan harus melalui proses – proses sebagai berikut :

  1. Mengisi surat order dan diserahkan ke yayasan melalui perwakilan yayasan.
  2. Setelah diterima yayasan, maka akan diputuskan apakah disetujui atau sebaliknya.
    1. Apabila disetujui maka akan diserahkan kepada bagian pembelian untuk ditindaklanjuti.

Melalui proses ini, dapat kita ketahui bahwa setiap permintaan untuk pembelian harus diketahui oleh yayasan dan disetujui oleh yayasan.

Penerapan Standart Pembiayaan pada SD Buddhis Bodhicitta

A.Pembiayaan Gaji Guru dan Pegawai                                  Nilai 4

Nilai 4       : Mengeluarkan dana untuk pembiayaan gaji, honor kegiatan sekolah, insentif dan tunjangan lain bagi pendidik.

Nilai 3       : Mengeluarkan dana untuk pembiayaan gaji, honor kegiatan sekolah, insentif tetapi tidak mengeluarkan tunjangan lain bagi pendidik.

Nilai 2       : Mengeluarkan dana untuk pembiayaan gaji, honor kegiatan sekolah tetapi tidak membayar insentif, dan tunjangan lain bagi pendidik.

Nilai 1       : Mengeluarkan dana untuk pembiayaan gaji tetapi tidak membayar honor kegiatan sekolah, insentif dan tunjangan lain bagi pendidik.

Nilai 0       : Tidak mengeluarkan dana apapun.

B.Pembelanjaan biaya untuk menunjang pelaksanaan kegiatan pembelanjaan.

Nilai 4

Nilai 4       : Membelanjakan biaya sebanyak 76% – 100% dari alokasi anggaran penunjang pelaksanaan kegiatan pembelanjaan.

Nilai 3       : Membelanjakan biaya sebanyak 51% – 75% dari alokasi anggaran penunjang pelaksanaan kegiatan pembelanjaan.

Nilai 2       : Membelanjakan biaya sebanyak 26% – 74% dari alokasi anggaran penunjang pelaksanaan kegiatan pembelanjaan.

Nilai 1       : Membelanjakan biaya sebanyak 1% – 25% dari alokasi anggaran penunjang pelaksanaan kegiatan pembelanjaan.

Nilai 0       : Tidak membelanjakan biaya apapun.

C.Pembelanjaan biaya pengadaan kegiatan rapat.                  Nilai 3

Nilai 4       : Membelanjakan biaya sebanyak 76% – 100% dari alokasi anggaran penunjang pelaksanaan kegiatan pembelanjaan.

Nilai 3       : Membelanjakan biaya sebanyak 51% – 75% dari alokasi anggaran penunjang pelaksanaan kegiatan pembelanjaan.

Nilai 2       : Membelanjakan biaya sebanyak 26% – 74% dari alokasi anggaran penunjang pelaksanaan kegiatan pembelanjaan.

Nilai 1       : Membelanjakan biaya sebanyak 1% – 25% dari alokasi anggaran penunjang pelaksanaan kegiatan pembelanjaan.

Nilai 0       : Tidak membelanjakan biaya apapun.

D.Pembelanjaan biaya penggandaan soal – soal ujian.           Nilai 4

Nilai 4       : Membelanjakan biaya sebanyak 76% – 100% dari alokasi anggaran penunjang pelaksanaan kegiatan pembelanjaan.

Nilai 3       : Membelanjakan biaya sebanyak 51% – 75% dari alokasi anggaran penunjang pelaksanaan kegiatan pembelanjaan.

Nilai 2       : Membelanjakan biaya sebanyak 26% – 74% dari alokasi anggaran penunjang pelaksanaan kegiatan pembelanjaan.

Nilai 1       : Membelanjakan biaya sebanyak 1% – 25% dari alokasi anggaran penunjang pelaksanaan kegiatan pembelanjaan.

Nilai 0       : Tidak membelanjakan biaya apapun.

\

E.Pemungutan Biaya Pendidikan                                           Nilai 0

Nilai 4       : Seluruh siswa tidak dipungut biaya pendidikan.

Nilai 3       : Sebanyak 1 – 25% siswa dipungut biaya pendidikan.

Nilai 2       : Sebanyak 26 – 50% siswa dipungut biaya pendidikan.

Nilai 1       : Sebanyak 51 – 75% siswa dipungut biaya pendidikan.

Nilai 0       : Sebanyak 76 – 100% siswa dipungut biaya pendidikan.

Total Nilai = 15 / 20 X 100 = 75%

Penerapan standard  pembiayaan di sekolah ini 75% atau baik.

Grand total nilai = 85 + 80 + 75 + 50 + 100 + 75 + 75 + 95 = 79,4%

800

KESIMPULAN

  1. SD Buddhis Boddhicitta telah menerapkan beberapa standart pendidikan nasional. Dari kedelapan standart pendidikan yang telah berhasil diterapkan adalah :

(1)   Standar Isi, (2) Standar Kompetensi Lulusan (SKL), (3) Standar Proses, (4) Standar Kwalifikasi Akedemik Tenaga Pendidik, (5) Standar Pengelolaan, dan. (6)Standar Penilaian)

  1. Sedangkan Standar Pendidikan yang belum diterapkan secara maksimal oleh SD Buddhis Boddhicitta adalah :

(1)   Standar Pendidik dan Kependidikan, dan (2) Standar Biaya

3.Kesimpulan akhir yang dapat kami berikan tentang penerapan     dari  seluruh   PERMENDIKNAS NO 19 Tahun 2005 di Sekolah SD Buddhis Bodhicitta  adalah baik dengan persentase 79,4% atau  predikat  B.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: